Dial Speedy Lewat Mikrotik (PPPoE)
Untuk kali ini, kita akan mencoba belajar untuk Dial Speedy melalui mikrotik. Di mana modem dari Speedy akan kita gunakan hanya sebagai bridge dan mikrotik untuk dial-nya.
Sebelumnya seperti biasa, kita siapkan Kopi dan Rokok secukupnya (bagi yang mampu).
Untuk experimen ini kita akan mencoba dengan menggunakan modem ADSL Articonet tipe ACN-100R dan menggunakan Mikrotik seri 2.9.6 dan setup mikrotik lewat winbox.
Setelah kita install Router OS Mikrotik dan Setup IP agar kita bisa remote lewat winbox. Setelah itu kita login ke winbox.
Langkah-langkah setup PPPoE Speedy dengan mikrotik.
- Setup Modem (Articonet tipe ACN-100R) sebagai Bridge (Untuk modem model lainnya silahkan baca manualnya)
- Setting modem dilakukan melalui browser dengan mengakses alamat http://192.168.1.1
- Masukkan username dan password : admin/admin
- Masuk ke menu “Advanced Setup” kemudian pilih “WAN” dan klik tombol “Edit” Masukkan nilai PVC Configuration : (masukkan nilainya sesuai wilayah TELKOM masing-masing daerah)
VPI = X
VCI = XX
*Tanyakan kepada pihak Telkom setempat - Service Category = UBR Without PCR, kemudian klik tombol Next
- Connection type = Bridging
- Encapsulation = LLC, kemudian klik tombol Next
- Tandai atau kasih v untuk pilihan “Enable Bridge Service”, kemudian klik Next dan klik tombol Save
- Selanjutnya klik tombol Save/Reboot
(Modem akan reboot -/+1 menit dan tunggu sampai modem normal kembali)
- Setup Mikrotik sebagai PPPoE client
- Login WinBox
- Kemudian pilih menu PPP yang mana nanti akan muncul box untuk setup PPPoE

- Klik toolbar add (bergambar tanda +) di box PPP, kemudian pilih menu PPPoE Client

- Maka akan muncul box New Interface, kemudian pada tab General di field Name kita beri nama koneksi PPPoE tersebut (dalam artikel ini menggunakan nama speedy)

- Tetap di dalam box New Interface, pilih tab Dial Out. Di situ kita akan menemukan field untuk Username dan Password. Kita isikan username dan password account speedy kita, dan biarkan setting lainnya dalam keadaan default.

- Kemudian kita klik OK dan tunggu Mikrotik untuk Dial speedy. Jika benar makan di box PPP akan mucul hasil setup kita sebelumnya dengan di kolom uptime akan mulai menghitung Uptime koneksi ADSL.
- Untuk mengoreksi apakah setup kita benar bisa kita lakukan dengan cara ping ke internet.

Troubleshooting :
Jika tidak UP, kita cek lagi :
- Cek koneksi kabel dari modem ke perangkat mikrotik
- Cek username dan password speedy
7 Comments »
RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

[...] Read original post at http://infonesia.info/2009/01/10/dial-speedy-lewat-mikrotik-pppoe/ [...]
mampir nyepam.. lha ora paham blas sing dibahas
*katrok mode ON*
*ngacir*
gemana cara gabungkan 2 speedy dalam 1 router
admin : Untuk masalah itu bisa lihat artikel nya di sini
masalah nya spedy saya pppoe dirouter nya sulit untuk gabungkan 2 speedy mohon maaf bagi yg udah berhasil bagi bagi ilmunya makasih
admin : ok, nanti saya coba dulu. kalo berhasil nanti saya post
oke makasih banyak atas bantuanya
ternyata masalah gabungkan 2 speedy pakai pppoe di mikrotik tidak boleh ada gateway sama 1 router
Sebener nya lebih gampang kita PPPoE di MT
soalnya biapun inteface kita satu tapi bisa DialUp (dikonekkin speedy banyak)
cuman perlu di perhatikan pada settingan PPPoE Client –> Dial Out : Add Default Route jangan di centang.
bru kita buat manggle di –> /ip fi ma
kita buat Mark Raoting untuk tiap Dial Up
kemudian biar jalan kedua speedy kita kita tambah kan routing manual di /ip ro ro
ex:
0.0.0.0/0 gateway markRouting_speedy1
0.0.0.0/0 gateway markRouting_speedy2
0.0.0.0/0 gateway markRouting_speedy1,markRouting_speedy2
Oklik…
jadi deh Load balance dengan 2 PPPoE di speedy
admin : Terima kasih sudah sama-sama berbagi ilmu